• Selasa, 27 April 2021

    MAKALAH PENGEMASAN MAKANAN

     


    BAB I

    PENDAHULUAN

    1.1 Latar Belakang

      Pengemasan adalah suatu proses pembungkusan, pewadahan atau pengepakan suatu produk dengan menggunakan bahan tertentu sehingga produk yang ada di dalamnya bisa tertampung dan terlindungi. Sedangkan kemasan produk adalah bagian pembungkus dari suatu produk yang ada di dalamnya. Pengemasan ini merupakan salah satu cara untuk mengawetkan atau memperpanjang masa simpan atau umur dari produk-produk pangan atau makanan yang terdapat didalamnya. 

      Teknologi Pengemasan terus berkembang dari waktu ke waktu dari mulai proses pengemasan yang sederhana atau tradisional dengan menggunakan bahan-bahan alami seperti dedaunan atau anyaman bambu sampai teknologi modern seperti saat ini. Dalam teknologi pengemasan modern misalnya jaman dulu orang membuat tempe di bungkus dengan daun pisang atau daun jati, membungkus gula aren dengan daun kelapa atau daun pisang kering. Teknologi pengemasan yang semakin maju dan modern telah hampir menghilangkan penggunaan bahan pengemas tradisional. Diantara contoh-contoh pengemasan modern diantaranya menggunakan bahan plastik, kaleng atau logam, kaca, kertas, dan lain sebagainya.

      Pengemasan merupakan salah satu faktor yang sangat penting dan mutlak diperlukan dalam persaingan dunia usaha seperti saat ini. Saat ini kemasan merupakan faktor yang sangat penting karena fungsi dan kegunaanya dalam meningkatkan mutu produk dan daya jual dari produk.

      Berdasarkan urutan dan jaraknya dengan produk, kemasan dapat dibedakan atas kemasan primer, sekunder dan tersier.


    1.2 Rumusan Masalah

      Berdasarkan latar belakang dapat dirumuskan

    2.1 Apakah definisi kemasan itu?

    2.2 Apakah fungsi dan peranan kemasan?

    2.3 Apakah kemasan primer itu?

    2.4 Apakah kemasan sekunder itu?

    2.5 Apakah kemasan tersier itu?

    1.3 Tujuan

      Berdasarkan rumusan masalah tersebut adapun tujuan dari pembahasan adalah:

    3.1 Untuk mengetahui definisi kemasan

    3.2 Untuk mengetahui fungsi dan peranan kemasan

    3.3 Untuk mengetahui kemasan primer

    3.4 Untuk mengetahui kemasan sekunder 

    3.5 Untuk mengetahui kemasan tersier

    Untuk Lebih Lengkap

    Silahkan Download Di Sini!!!

    <<Download>>

    Cara Download :
    1. Klik Link/ Tulisan Download

    2. Anda akan menemukan halaman baru adf.ly/

    3. Klik pojok kanan atas Skip.

    4. Pilih tombol Allow pada pojok kiri atas
    5. Kini anda bisa Download  Gratis

    Jumat, 15 Januari 2021

    Resep Apam Gula Merah


    Bahan-bahan
    1. 1/2 kg tepung terigu
    2. 1/4 kg tepung beras
    3. 1/2 sachet ragi instan
    4. secukupnya Air gula merah hangat
    5. secukupnya Kelapa muda parut
    Langkah
    1. Mixer dengan kecepatan rendah semua bahan sampai lembut (tidak begerindil).
    2. Air gula merah hangat dimasukkan sampai adonan tidak encer ataupun kental (seperti adonan martabak).
    3. Diamkan selama 1jam, lebih jg ga masalah (saudara sy malah bikin malam jam 10, ngukusnya hbs shalat subuh 😅).

    4. Masukkan adonan ke dalam cetakan yg sudah dilumuri minyak (sy pake kertas cupcake krn lg malas).
    5. Kukus 10-15 menit, angkat.
    6. Apam siap disantap hangat2 dengan parutan kelapa muda.

    Untuk Lebih Lengkap
    Silahkan Download Di Sini!!!
    Cara Download :
    1. Klik Link/ Tulisan Download
    2. Anda akan menemukan halaman baru adf.ly/
    3. Klik pojok kanan atas Skip.
    4. Pilih tombol Allow pada pojok kiri atas
    5. Kini anda bisa Download  Gratis

    Jumat, 18 Desember 2020

    ALAT PENGERINGAN MAKANAN SECARA MODEREN


    BAB I
    PENDAHULUAN
    1.1 LATAR BELAKANG
    Pengawetan makanan dapat dilakukan dengan beberapa teknik baik yang menggunakan teknologi tinggi maupun teknologi sederhana. Caranya pun beragam dengan berbagai tingkat kesulitan. Namun inti dari pengawetan makanan adalah suatu upaya untuk menahahan laju pertumbuham mikroorganisme pada makanan. Teknik pengolahan dan pengawetan makanan itu ada beberapa cara, yaitu: pendinginan, pengeringan, pengalengan, pengemasan, penggunaan bahan kimia, penggunaan zat aditif (tambahan) dan pemanasan. Proses pengeringan merupakan proses pangan yang pertama dilakukan untuk mengawetkan makanan. Selain untuk mengawetkan bahan pangan yang mudah rusak atau busuk pada kondisi penyimpanan sebelum digunakan, pengeringan pangan juga menurunkan biaya dan mengurangi kesulitan dalam pengemasan, penanganan, pengangkutan dan penyimpanan, karena dengan pengeringan bahan menjadi padat dan kering, sehingga volume bahan lebih ringkas, mudah dan hemat ruang dalam pengangkutan, pengemasan maupun penyimpanan. Disamping itu banyak bahan pangan yang hanya dikonsumsi setelah dikeringkan, seperti teh, kopi, coklat dan beberapa jenis biji-bijian.
    Pengeringan merupakan salah satu cara pengawetan yang paling tua.Lingkungan primitif melakukan pengeringan daging dan ikan sebelum catatan sejarah dimulai. Pengeringan merupakan suatu metode untuk mengeluarkan atau menghilangkan sebagian air dari suatu bahan menggunakan energi panas dengan sengaja biasanya dengan cara menguapkan air, bertujuan untuk menurunkan kadar air sampai batas mikroba dan kegiatan enzimatis tidak dapat menyebabkan kerusakan yang berarti.
    Udara merupakan medium yang dibutuhkan dalam pengeringan karena udara memberikan panas pada bahan pangan, menyebabkan air menguap, dan merupakan pengangkut uap air yang dibebaskan oleh bahan pangan yang dikeringkan atau dapat dikatakan, udara yang dipanaskan menyediakan panas untuk memenuhi kebutuhan panas sensible dan panas laten penguapan air dari bahan. Dari sisi lain udara juga tidak membutuhkan biaya banyak juga mudah digunakan.
    Proses pengeringan merupakan salah satu penanganan bahan pangan untukmenjaga pengawetan bahan pangan lebih lama. Proses pengeringan pada dasarnya ditentukan oleh pengaturan suhu yang baik yang merupakan faktor terpenting dalam pengawetan pangan dan mutu bahan pangan yang dihasilkan. Pada Percobaan yang dilakukan, ada dua cara yang digunakan yaitu pengeringan dengan sinar matahari dan pengeringan dengan menggunakan alat yaitu Cabinet drier
    1.2 Masalah
    Teknologi Pengeringan Makanan
    1.3 Tujuan
    Mengetahui  Alat Dan Teknologi Pengeringan Pangan

    Untuk Lebih Lengkap
    Silahkan Download Di Sini!!!
    Cara Download :
    1. Klik Link/ Tulisan Download
    2. Anda akan menemukan halaman baru adf.ly/
    3. Klik pojok kanan atas Skip.
    4. Pilih tombol Allow pada pojok kiri atas
    5. Kini anda bisa Download  Gratis

    Senin, 30 November 2020

    adat perayaan isra mi'raj


    Sulawesi Selatan
     Sumber gambar: Republika
    Serupa dengan Gerebeg Maulud di Yogya, warga Cikoang, Sulawesi Selatan, punya tradisi yang dinamakan Maudu Lampoa. Tradisi perayaan maulid nabi ini diadakan selama 40 hari penuh. Di awal perayaan (bulan Safar), warga mengadakan acara mandi bersama yang dipimpin para tetua atau sesepuh desa. Tepat pada tanggal 12 Rabi’ul Awal, seluruh warga Cikoang berjalan membentuk iring-iringan sambil membawa arak-arakan (julung-julung). Julung-julung ini diisi telur hias, ayam, beras setengah matang, beras ketan, mukena, kain khas Sulawesi, lalu dihias dengan bendera warna-warni. Di akhir gelaran, warga akan ramai-ramai berebut isi dari julung-julung tersebut.






    Madura
     Sumber gambar: Wikimedia
    Di Madura, pesta perayaan Maulid Nabi (Muludhen) dilakukan sejak H-30 sebelum tanggal 12 Rabi’ul Awal. Setiap hari, warga akan mengadakan tausiyah di rumah-rumah secara bergiliran. Tausiyah juga dilakukan di Masjid Agung tepat tanggal 12 Rabi’ul Awal. Yang unik, para wanita ramai-ramai datang ke masjid membawa banyak tampah berisi tumpeng yang dilengkapi sayur-sayuran, buah, uang, juga makanan instan. Selesai mendengarkan tausiyah, doa bersama dilakukan mengelilingi tampah-tampah berisi makanan tersebut. Isi tampah kemudian dibagikan ke seluruh warga.

    Untuk Lebih Lengkap
    Silahkan Download Di Sini!!!
    Cara Download :
    1. Klik Link/ Tulisan Download
    2. Anda akan menemukan halaman baru adf.ly/
    3. Klik pojok kanan atas Skip.
    4. Pilih tombol Allow pada pojok kiri atas
    5. Kini anda bisa Download  Gratis

    Jumat, 13 November 2020

    10 MAKANAN SIAP SAJI


    10 MAKANAN SIAP SAJI
    1) French Fries (Kentang goreng) dari Belgia


    Kentang goreng adalah hidangan yang dibuat dari potongan-potongan kentang yang digoreng dalam minyak goreng panas. Di dalam menu rumah-rumah makan, kentang goreng yang dipotong panjang-panjang dan digoreng dalam keadaan terendam di dalam minyak goreng panas disebut French fries.
    Kentang goreng bisa dimakan begitu saja sebagai makanan ringan, atau sebagai makanan pelengkap hidangan utama seperti bistik, hamburger, fish and chips dan currywurst.
    2) Pizza dari Italia

    Pizza adalah alat tukang roti, sebuah adonan yang digunakan untuk menentukan temperatur oven. Makanan para warga miskin, pizza dijual di jalanan dan belum dianggap sebagai resep dapur terkenal. Sebelum abad ke-17, pizza ditutupi saus putih. Kemudian diganti oleh minyak, keju, tomat atau ikan - tahun 1843, Alexandre Dumas, père menjelaskan keragaman pelengkap pizza. Bulan Juni 1889, untuk menghormati Ratu Italia, Margherita dari Savoy, koki Neapolitan Raffaele Esposito menciptakan "Pizza Margherita", sebuah pizza yang dipenuhi tomat, keju mozzarella dan basil, untuk menggambarkan warna bendera Italia. Dialah yang pertama kali menambahkan keju. Urutan pasti dimana banyak roti tipis di Mediterania kuno dan abad pertengahan menjadi suatu makanan yang terkenal pada abad ke-20 belum diketahui sampai sekarang.
    3) Hamburger dari Jerman;

    Terkenal USA (Amerika Serikat). Hamburger (atau seringkali disebut dengan burger) adalah sejenis makanan berupa roti berbentuk bundar yang diiris dua dan ditengahnya diisi dengan patty yang biasanya diambil dari daging, kemudian sayur-sayuran berupa selada, tomat dan bawang bombay. Sebagai sausnya, burger diberi berbagai jenis saus seperti mayones, saus tomat dan sambal serta mustard. Beberapa varian burger juga dilengkapi dengan keju, asinan, serta bahan pelengkap lain seperti sosis dan Ham.
    4) Souvlaki dari Yunani

    Souvlaki adalah roti khas Turki dengan isian tomat, daun selada, timun, daun parsly, dan beberapa bumbu khas Turki lainnya.Pertama-tama diawali dengan pemanggangan roti selama kurang lebih sepuluh menit. Selama proses pemanggangan dilakukan, juga disiapkan irisan daging sapi panggang.Roti yang telah dipanggang selama sepuluh menit, kemudian diisi dengan beberapa bahan seperti irisan daging sapi panggang, irisan bawang putih, tomat, selada, timun, yoghurt, dan beberapa bumbu khas Turki. Roti yang sudah berisi berbagai macam daging, sayur, saus, dan bumbu ini kemudian digulung dan siap dihidangkan.

    Untuk Lebih Lengkap
    Silahkan Download Di Sini!!!
    Cara Download :
    1. Klik Link/ Tulisan Download
    2. Anda akan menemukan halaman baru adf.ly/
    3. Klik pojok kanan atas Skip.
    4. Pilih tombol Allow pada pojok kiri atas
    5. Kini anda bisa Download Gratis

    Kamis, 12 November 2020

    10 MAKANAN KHAS SULAWESI SELATAN.sumberagungdata.blogspot.com


    1. PISANG IJO

    Pisang ijo atau Es pisang ijo, adalah sejenis makanan khas di Sulawesi Selatan, utamanya di kota Makassar yang terbuat dari bahan utama berupa pisang.
    Pisang ijo berupa pisang yang dibalut dengan adonan tepung yang berwarna hijau dan cara memasaknya dengan mengkukus di sebuah dandang.
    Tepung berwarna dibuat dari tepung, air, pewarna hijau atau air daun suji dan air daun pandan.juga bisa dihidangkan dingin dengan menambah parutan es di atasnya. Pisang Ijo juga bisa ditambahkan sedikit sirup untuk menambah warna dan rasa manis.
    2. PALLU BUTUNG

    Pallu Butung adalah makanan khas Sulawesi Selatan, makanan ini sering dijadikan hidangan untuk berbuka puasa di saat bulan Ramadan. Pallu Butung ini hampir mirip dengan Pisang Ijo.
    Pallu Butung terbuat dari campuran tepung beras, santan, gula pasir, daun pandan, vanili dan garam yang kemudian sampai matang dan kental. lalu dimasukkan potongan-potongan pisang raja yang juga sudah masak lalu diaduk.
    Pallu Butung dapat dihidangkan hangat-hangat, juga bisa dihidangkan dingin dengan menambah parutan es di atasnya. Pallu Butung juga bisa ditambahkan sedikit sirup untuk menambah warna dan rasa manis.
    3. JALANGKOTE

    Di Makassar, jalangkote sering dihidangkan sebagai menu buka puasa. Jalangkote adalah sejenis penganan khas Sulawesi yang bentuknya mirip pastel.
    Perbedaannya, kulit jalangkote lebih tipis dan isi di bagian dalamnya biasanya diisi dengan potongan wortel dan kentang berbentuk dadu, tauge (kecambah), dan soun, yang ditumis bersama bawang putih, bawang merah, garam dan merica serta telur. Saus tomat biasanya akan disajikan bersama jalangkote agar rasanya semakin nikmat.

    Untuk Lebih Lengkap
    Silahkan Download Di Sini!!!
    Cara Download :
    1. Klik Link/ Tulisan Download
    2. Anda akan menemukan halaman baru adf.ly/
    3. Klik pojok kanan atas Skip.
    4. Pilih tombol Allow pada pojok kiri atas
    5. Kini anda bisa Download  Gratis

    Rabu, 11 November 2020

    10 contoh batuan beku, sedimen dan metamorf.sumberagungdata.blogspot.com


    Batuan Beku
    Batuan Beku : batuan yang terbentuk karena pembentukan magma dan lava yang membeku
    → magma adalah batuan cair dan sangat panas yang berada di dalam kerak bumi/perut bumi
    →lava adalah magma yang mencapai permukaan bumi

    1)     Batu Apung

    Batu Apung
    o  Ciri : warna keabu-abuan, berpori-pori, bergelembung, ringan, terapung dalam air
    o  Cara terbentuk : dari pendinginan magma yang bergelembung-gelembung gas
    o  Kegunaan : untuk mengamplas atau menghaluskan kayu, di bidang industri digunakan sebagai bahan pengisi (filler), isolator temperatur tinggi dan lain-lain.

    2)  Obsidian

      Obsidian
    o  Ciri : hitam, seperti kaca, tidak ada kristal-kristal
    o  Cara terbentuk : terbentuk dari lava permukaan yang mendingin dengan cepat
    o  Kegunaan : untuk alat pemotong atau ujung tombak (pada masa purbakala) dan bisa dijadikan kerajinan
    3)  Granit

    Granit
    o  Ciri : terdiri atas kristal-kristal kasar, warna putih sampai abu-abu, kadang-kadang jingga, Batuan ini banyak di temukan di daerah pinggiran pantai dan di pinggiran sungai besar ataupun di dasar sungai.
    o  Cara terbentuk : dari pendinginan magma yang terjadi dengan lambat di bawah permukaan bumi
    o  Kegunaan : sbg bahan bangunan

    4)  Basalt

    Basalt
    o  Ciri : terdiri atas kristal-kristal yang sangat kecil, berwarna hijau keabu-abuandan berlubang-lubang
    o   Cara terbentuk : dari pendinginan lava yanng mengandung gas tetapi gasnya telah menguap
    o   Kegunaan : sebagai bahan baku dalam industri poles, bahan bangunan / pondasi bangunan (gedung, jalan, jembatan, dll)
    Untuk Lebih Lengkap
    Silahkan Download Di Sini!!!
    Cara Download :
    1. Klik Link/ Tulisan Download
    2. Anda akan menemukan halaman baru adf.ly/
    3. Klik pojok kanan atas Skip.
    4. Pilih tombol Allow pada pojok kiri atas
    5. Kini anda bisa Download  Gratis

    Kamis, 05 November 2020

    MAKLAH PRINSIP DEMOKRASI DALAM PELAKSANAAN PEMILU DI INDONESIA LENGKAP


    BAB I
    PENDAHULUAN
    1.1.Latar Belakang
    Negara Indonesia merupakan salah satu negara berkembang yang berusaha membangun system politik demokrasi sejak menyatakan kemerdekaaan dan kedaulatannya pada tahun 1945. Namun, banyak kalangan berpendapat bahwa sesungguhnya negara Indonesia hingga sekarang ini masih dalam tahap “demokratisasi”. Artinya, demokrasi yang kini dibangun belum benar-benar berdiri dengan mantap. Masih banyak yang harus dibangun dalam hal demokrasi, bukan saja berkaitan dengan system politik kenegaraan, tetapi dalam arti yang lebih luas adalah mencakup bidang budaya, hukum, dan perangkat-perangkat lain yang penting bagi tumbuhnya demokrasi dan masyarakat madani.
    Sebagai sebuah gagasan negara demokrasi yang memenuhi persyaratan-persyaratan ideal-universal, negara Indonesia telah mencoba untuk menerapkannya. Sejak awal kemerdekaan negara Indonesia, berbagai hal berkenaan dengan hubungan negara dan masyarakat telah diatur di dalam UUD 1945. Para founding fathers (pendiri negara) berkeinginan kuat agar system politik Indonesia mampu mewujudkan pemerintahan yang melindungi segenap tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, dan ikut dalam perdamaian dunia. Hal-hal inilah yang melandasi gagasan-gagasan besar bangsa dan rakyat Indonesia yang ingin diwujudkan melalui “cita moral” dan “cita hukum” sebagaimana termakhtub dalam Pembukaan UUD 1945.
    Langkah awal demokratisasi di Indonesia dilakukan melalui penebitan Maklumat Wakil Presiden No. X, tanggal 3 November 1945 tentang anjuran untuk membentuk partai politik. Kemudian langkah berikut adalah segera dilaksanakan pemilu untuk memilih anggota DPR yang diselenggarakan pada tahun 1946. Namun, beum siapnya perangkat perundang-undangan yang mengatur pemilu dan instabilitas akibat pemberontakan dan silih bergantinya cabinet mengakibatnya pemilu sampai dengan tahun 1950 belum dapat terselenggara. Dengan dikeluarkannya Undang-Undang Nomor 7 tahun 1953, pelaksanaan pemilu pertama kali di Indonesia yang ditunggu-tunggu dapat terselenggara pada tahun 1955 yang diikuti oleh lebih dari 30 (tiga puluh) peserta dari perorangan (independen) dan partai politik.
    Pada era berikutnya, pelaksanaan pemilu sebagai sarana demokrasi baik pada masa orde baru maupun era reformasi terselenggara dengan baik. Pilihan ideology dan system politik demokrasi Pancasila sebagai dasar dan falsafah  negara Indonesia merupakan hasil kristalisasi nilai-nilai luhur budaya bangsa yang akan menjadi pedoman dalam kehidpan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Meskipun praktik-praktik demokrasi Pancasila pada masa lalu menunjukkan pengalaman yang kurang baik, bukan berarti nilai-nilai Pancasila tidak memiliki hubungan dengan system politik demokrasi yang berkembang hingga saat ini.
    Sejak awal kemerdekaan para pendiri negara dan bangsa Indonesia telah sepakat merumuskan Pancasila sebagai dasar negara sehingga sila-sila Pancasila yang tercantum di dalamnya merupakan nilai-nilai dasar yang melandasi penyelenggaraan pemerintahan yang demokratis. Singkatnya pelaksanaan demokrasi di Indonesia dalam perjalanannya mengalami pasang surut. Hal itu ditandai dengan perubahan bentuk demokrasi yang pernah dilaksanakan di Indoneisa.

    1.2.Rumusan Masalah
    Dari latar belakang di atas, dapat kita ambil rumusan masalah adalah sebagai berikut:
    1.2.1.                  Apa pengertian demokrasi ?
    1.2.2.                  Bagaimana demokrasi di Indonesia serta pelaksanaannya?
    1.2.3.                  Apa pengertian pemilu?
    1.2.4.                  Apakah tujuan dari pemilu?
    1.2.5.                  Bagaimana pelaksanaan pemilu di Indonesia?

    1.3.Tujuan Masalah
    Tujuan masalah dari latar belakang di atas adalah:
    1.3.1.                  Untuk mengetahui pengertian demokrasi
    1.3.2.                  Untuk mengetahui pelaksanaan demokrasi di Indonesia
    1.3.3.                  Untuk mengetahui pengertian dari pemilu
    1.3.4.                  Untuk mengetahui tujuan dari pemilu
    1.3.5.                  Untuk mengetahui pelaksanaan pemilu di Indonesia

    Untuk Lebih Lengkap
    Silahkan Download Di Sini!!!
    Cara Download :
    1. Klik Link/ Tulisan Download
    2. Anda akan menemukan halaman baru adf.ly/
    3. Klik pojok kanan atas Skip.
    4. Pilih tombol Allow pada pojok kiri atas
    5. Kini anda bisa Download  Gratis

    Rabu, 04 November 2020

    MAKLAAH Serbuan Jepang Ke Berbagai Negara di Kawasan Pasifik


    BAB I
    PENDAHULUAN
    A. LATAR BELAKANG
    Kira-kira 75 tahun yang lalu, tepatnya 7 Desember 1941. Terjadi serangan militer mendadak yang menggemparkan seluruh dunia, terutama publik Amerika Serikat. Yak, mungkin beberapa di antara lo ada yang bisa nebak, serangan yang gua maksud adalah serangan atas pangkalan militer AS di Pearl Harbor (Kepulauan Hawaii) oleh 400+ pesawat tempur imperialis Jepang. Serangan ini begitu mengejutkan karena dilakukan tanpa peringatan atau deklarasi perang apapun. Terlebih, hal ini dilakukan oleh sebuah negara yang selama ini mengucilkan diri dari dunia luar. Sebuah negara yang sekilas tidak punya kepentingan apapun pada percaturan politik dunia, tiba-tiba saja melakukan serangan mendadak pada salah satu negara superpower, yang juga sekaligus menjadi pemicu Perang Dunia II.
    “Kenapa yah Jepang cari gara-gara aja nyerang Pearl Harbor? Padahal selama ratusan  tahun Jepang selalu menutup diri terhadap dunia luar. Kenapa tiba-tiba Jepang ikut memulai Perang Dunia II?”
    Terkait dengan pertanyaan di atas, banyak orang menyamakan kondisi Jepang dengan Jerman: “Ah, keduanya kan sama-sama dikuasai diktator dan militerisme yang berniat menguasai dunia!” Pada kenyataannya, tidak sesederhana itu. Penyebab, latar belakang, akar masalah Jepang menyerang Pearl Harbor dan memulai PD2 di Pasifik berbeda jauh dari latar belakang Jerman memulai PD2 di Eropa. Nah, untuk mengurai akar masalahnya ini, mari kita telusuri bersama sejarah budaya Jepang yang menarik ini.
    Kita akan mulai penelusuran sejarah ini pada masa ketika kekuasaan kaum samurai mulai berakhir, yaitu sekitar pertengahan abad ke-19. Jepang saat itu adalah “Negara pertapa” yang menutup diri secara total selama ribuan tahun terhadap dunia luar. Tidak ada orang asing yang boleh menginjakkan kakinya di Jepang. Sama seperti orang Jepang juga tidak boleh pergi meninggalkan kepulauan Jepang. Secara praktis, orang Jepang ga pernah punya kontak sama sekali dengan orang asing. Bagi masyarakat Jepang, dunia di luar Jepang adalah ibarat planet lain yang penuh misteri.
    Politik isolasi Jepang akhirnya menerima tantangan dari pihak luar pada 31 Maret 1854, Komodor Matthew Perry dari AL Amerika Serikat dengan 10 kapal perangnya memborbardir pantai timur Jepang serta MEMAKSA Jepang untuk mengakhiri pertapaannya. Pada saat itulah untuk pertama kalinya, orang-orang Jepang melihat teknologi militer yang begitu berbeda dengan persenjataan mereka yang masih menggunakan katana, wakizashi, yari, yumi, dll.
    U.S. naval officer Commodore Matthew Perry meets the imperial commissioners at Yohohama, Japan. Illustration from the official narrative of the expedition. Image published: 1856.
    Kedatangan Matthew Perry dan tentara AS ke pantai Edo Jepang begitu menggemparkan seluruh masyarakat Jepang. Para bangsawan takut, rakyat kecewa, mereka mulai berpikir bahwa pemerintah Jepang gagal & tidak berdaya menghadapi kapal perang asing. Singkat cerita, kekecewaan rakyat dan para bangsawan berhasil memaksa pemerintahan Jepang saat itu (Shogun Tokugawa) untuk digulingkan. Para masyarakat berharap pemerintahan kembali dipimpin oleh sang Kaisar yang selama ini dipasung kekuasaannya serta dikurung di dalam istananya sendiri oleh pemerintahan Tokugawa.
    Penggulingan ini berhasil, dan berdirilah negara Jepang “modern”, negara yang mulai menerapkan prinsip politik ala Barat seperti parlemen, tentara profesional, wajib militer modern, sistem kabinet, dan lain-lain. Ribuan anak-anak muda Jepang dikirim untuk kuliah di Inggris, Perancis, Jerman, dan lain-lain, untuk menjadi motor pembangunan negara Jepang baru!
    Jepang yang “memodernkan” pemerintahan dan militernya berhasil mengalahkan 2 negara raksasa: Cina (1894 – 1895) dan Rusia (1904 – 1905). Di bidang politik, Jepang juga berhasil menjadi sekutu negara terkuat di dunia waktu itu, yaitu Inggris (1902). Kemenangan dan persekutuan ini membuat gengsi, kepercayaan diri seluruh bangsa Jepang membumbung tinggi ke langit! Modernisasi sudah sukses! Sudah saatnya Jepang menjadi penguasa Asia!
    Ketika Inggris terlibat dalam Perang Dunia 1, Jepang turut bergabung sebagai sekutu Inggris. Inggris sangat terbantu oleh Jepang yang berperan sebagai penjaga wilayah jajahan Inggris di Asia, sementara kapal perang Inggris dipulangkan untuk menghadapi armada tempur Jerman. Singkat kata, ketika PD1 berakhir, Jepang sebagai sekutu Inggris berada di pihak pemenang!
    Pasca PD1, percaturan politik dunia masih sangat panas. Banyak negara yang khawatir ancaman perang di kemudian hari bisa membuat negaranya hancur. Berbagai ketegangan politik paska perang, membuat banyak negara berlomba-lomba membangun armada tempur, termasuk Amerika, Inggris, dan Jepang. Dalam lomba ini, tentu Jepang yang bercita-cita menguasai Asia Pasifik tidak mau ketinggalan. Ini saatnya Jepang menunjukkan dirinya sebagai penguasa Asia!
    Namun demikian, perlombaan ini nampaknya tidak sehat bagi perekonomian dalam jangka panjang. Yah namanya bikin kapal perang kan pasti menguras banyak anggaran negara. Untuk itu pada 12 November 1921- 6 February 1922, diselenggarakan sebuah konferensi internasional (Washington Naval Conference) yang dihadiri oleh semua kekuatan militer laut terkuat di dunia. Tujuan utamanya adalah untuk meredakan perlombaan industri militer.  Bagi negara Jepang sendiri, ada 2 point yang bisa gua highlight dari perjanjian tersebut:
    1. Semua pihak WAJIB MEMBATASI ARMADA TEMPURNYA! Jumlah berat kapal tempur (battleship) Amerika dan Inggris dibatasi cuma 525 ribu ton! Untuk Jepang, batasnya lebih kecil: 315 ribu ton! Artinya, perbandingannya 5:5:3.
    2. Selama persekutuan Inggris dan Jepang masih ada, artinya armada Amerika Serikat akan dikeroyok oleh 2 armada ini! Jadi supaya kekuatannya seimbang, persekutuan Inggris dengan Jepang wajib diakhiri.
    dokumentasi foto pertemuan konferensi kekuatan laut dunia (1921)
    Dalam menanggapi 2 poin perjanjian ini, para pemimpin Jepang terbagi menjadi beberapa faksi. Ada yang mendukung, ada juga yang menolak. Tanpa sadar, perpecahan politik internal Jepang ini menjadi bibit masalah yang nantinya akan menyeret Jepang pada Perang Dunia II:
    B. TUJUAN
    1. Mengetahui dan memahami tentang perang pasifik
    2. Latar belakang jepang menjajah negara asia pasifik
    3. Mengetahui negara-negara jajahan jepang di asia pasifik

    Untuk Lebih Lengkap
    Silahkan Download Di Sini!!!
    Cara Download :
    1. Klik Link/ Tulisan Download
    2. Anda akan menemukan halaman baru adf.ly/
    3. Klik pojok kanan atas Skip.
    4. Pilih tombol Allow pada pojok kiri atas
    5. Kini anda bisa Download  Gratis

    Senin, 02 November 2020

    makalh etos kerja dalam islam


    BAB I
    PENDAHULUAN
    A.    Latar Belakang Masalah
    Agama Islam yang berdasarkan al-Qur’an dan al-Hadits sebagai tuntunan dan pegangan bagi kaum muslimin mempunyai fungsi tidak hanya mengatur dalam segi ibadah saja melainkan juga mengatur umat dalam memberikan tuntutan dalam masalah yang berkenaan dengan kerja.
    Rasulullah SAW bersabda:
    اعْـمَـلْ Ù„ِـدُÙ†ْـيَاكَ ÙƒَØ£َÙ†َّÙƒَ تَعِـيْØ´ُ اَبَـدًا Ùˆَاعْـمَـلْ Ù„ِاخِـرَتِÙƒَ ÙƒَØ£َÙ†َّÙƒَ تَـمُÙˆْتُ غَـدًا  )رواه  Ø§Ù„ـبيهقى(
    Artinya : “Bekerjalah untuk duniamu seolah - olah kamu akan hidup selama-lamanya dan bekerjalah untuk akhiratmu seolah-olah kamu akan mati besok pagi”.(HR. Al Baihaqi)

    Amalan di dunia ini bukan semata-mata untuk kepentingan manusia secara individual saja, tetapi untuk kemaslahatan seluruh manusia dan ketertiban kehidupan manusia. Tidaklah pantas bagi manusia hidup di dunia ini sekedar untuk mengambil dan tidak pernah memberi sesuatu hasil dari jerih payahnya. Kerja dan pekerjaan merupakan suatu aspek kehidupan manusia guna mewujudkan kemakmuran hidupnya.
    Bekerja adalah fitrah dan sekaligus merupakan salah satu identitas manusia, sehingga bekerja yang didasarkan prinsip-prinsip iman tauhid, bukan saja menunjukkan fitrah seorang muslim, tetapi sekaligus meninggikan martabatnya sebagai Abdullah (hamba Allah) yang mengelola seluruh alam sebagai bentuk dari cara dirinya mensyukuri kenikmatan dari Allah Rabbul 'alamin. Di antara manusia ada yang enggan bekerja dan berusaha dengan alasan bertawakal dan pasrah kepada allah SWT. Menunggu rezeki dari langit. Mereka salah memahami ajaran Islam, pasrah kepada Allah tidak berarti meninggalkan amal dan usaha yang merupakan sarana untuk memperoleh rezeki. Dengan demikian sangat besar tuntutan untuk bekerja, tidak ada alasan lagi bahwa kaum muslimin berada dalam kemunduran, pengangguran, kemiskinan dan keterbelakangan. Terlihatnya realita kehidupan umat seperti kemunduran, pengangguran, kemiskinan dan keterbelakangan ternyata melahirkan sinyalemen bahwa keadaan umat yang demikian dikarenakan umat muslim tersebut menderita kelemahan etos kerja.
    Masalah etos kerja menjadi salah satu bahan pembicaran yang ramai di masyarakat. Pembicaraan itu tidak jarang dalam suasana khawatir bahwa jika sebagai bangsa atau umat muslim tidak dapat menumbuhkan etos kerja yang baik, maka kemungkinan besar umat Islam akan tetinggal oleh umat non-Muslim yang telah maju dan makmur. Dengan demikian perlu adanya kesadaran yang mendalam dalam pribadi muslim untuk menumbuhkan semangat bekerja. Dengan cara pandang seperti ini, sadarlah bahwa setiap muslim tidaklah akan bekerja hanya sekedar bekerja, asal mendapat gaji, dapat surat pengangkatan atau sekedar menjaga gengsi supaya tidak disebut sebagai pengangguran karena kesadaran bekerja secara produktif serta dilandasi semangat tauhid dan tanggungjawab uluhiyah merupakan salah satu ciri khas karakkter pribadi muslim.
    Berkenaan dengan uraian di atas, penulis tertarik untuk mengangkat etos kerja sebagai topik penelitian dan berkeinginan mengadakan penelitian yang lebih mendalam dalam bentuk studi literature secara spesifik dengan judul: ETOS KERJA DALAM PERSPEKTIF ISLAM.

    B. Rumusan Masalah
    Berdasarkan latar belakang masalah yang telah dikemukakan sebelumnya, maka permasalahan yang akan dibahas dalam penelitian ini adalah: Bagaimanalah Etos kerja dalam perspektif  ISLAM ?

    Untuk Lebih Lengkap
    Silahkan Download Di Sini!!!
    Cara Download :
    1. Klik Link/ Tulisan Download
    2. Anda akan menemukan halaman baru adf.ly/
    3. Klik pojok kanan atas Skip.
    4. Pilih tombol Allow pada pojok kiri atas
    5. Kini anda bisa Download  Gratis

    Minggu, 01 November 2020

    Makalah_perkembangan_orang_dewasa


    BAB I
    PENDAHULUAN

    A. Latar Belakang
    Masa dewasa merupakan masa tenang setelah mengalami berbagai aspek gejolak perkembangan pada masa remaja. Masa dewasa juga merupakan masa pematangan kemampuan dan karakteristik yang telah dicapai pada masa remaja. Usia di atas 20 tahun dikelompokkan sebagai usia dewasa. Kelompok usia dewasa dibagi lagi menjadi kelompok dewasa muda (20 tahun sampai 40 tahun) dan dewasa (40 tahun sampai 65 tahun ke atas).
    Tiap rentang usia memiliki karakteristik sendiri, tetapi karakteristik tersebut tidak sedinamis dan beragam seperti karakteristik perkembangan pada rentang-rentang usia sebelumnya. Hampir seluruh aspek kepribadian mencapai puncak kematangannya pada akhir masa adolesen, atau awal masa dewasa muda. Pada usia dewasa, terutama dewasa muda perkembangan masih berlngsung, pada usia dewasa ada aspek-aspek lainnya berjalan lambat atau berhenti. Bahkan ada aspek-aspek yang mulai menunjukkan terjadinya kemunduran-kemunduran.
    Aspek jasmaniah mulai berjalan lamban, berhenti dan secara berangsur menurun. Aspek-aspek psikis (intelektual-sosial-emosional-nilai) masih terus berkembang, walaupun tidak dalam bentuk penambahan atau peningkatan kemampuan tetapi berupa perluasan dan pematangan kualitas. Pada akhir masa dewasa muda (sekitar usia 40 tahun), kekuatan aspek-aspek psikis ini pun secara berangsur ada yang mulai menurun, dan penurunannya cukup drastis pada akhir usia dewasa.

    B. Rumusan Masalah
    1. Apa karakteristik perkembangan masa dewasa?
    2. Bagaimana perbedaan individual masa dewasa?
    3. Apa saja kebutuhan-kebutuhan masa dewasa?

    C. Tujuan
    Dengan mempelajari perkembangan masa dewasa, diharapkan dapat menambah pengetahuan kita tentang :
    1. Apa karakteristik perkembangan masa dewasa.
    2. Bagaimana perbedaan individual masa dewasa.
    3. Apa saja kebutuhan-kebutuhan masa dewasa

    Untuk Lebih Lengkap
    Silahkan Download Di Sini!!!
    Cara Download :
    1. Klik Link/ Tulisan Download
    2. Anda akan menemukan halaman baru adf.ly/
    3. Klik pojok kanan atas Skip.
    4. Pilih tombol Allow pada pojok kiri atas
    5. Kini anda bisa Download Gratis

    Sabtu, 31 Oktober 2020

    Makalah_Kasus_Pelanggaran_HAM_di_Indonesia


    BAB I
    PENDAHULUAN
    A. Latar Belakang
    Hak Asasi Manusia merupakan unsur normatif yang melekat pada diri setiap manusia sejak manusia masih dalam kandungan sampai akhir kematiannya sebagai anugrah Tuhan. Di dalamnya tidak jarang menimbulkan gesekan-gesekan antar individu dalam upaya pemenuhan HAM pada dirinya sendiri. Hal inilah yang kemudian bisa memunculkan pelanggaran HAM seorang individu terhadap individu lain, kelompok terhadap individu, ataupun sebaliknya.
    Memperbincangkan marutnya dinamika hak asasi manusia, khususnya perburuhan selama dekade terakhir nampaknya cukup mengingatkan pada nama ini: Marsinah. Terdapat alasan pasti untuk menghadirkan kembali ingatan tentang orang tersebut: misteri kematiannya yang tidak pernah terungkap hingga sekarang. Tidak pernah diketahui secara pasti oleh siapa ia dianiaya dan dibunuh, kapan dan di mana ia mati pun tak dapat diketahui dengan jelas, apakah pada Rabu malam 5 Mei 1993 atau beberapa hari sesudahnya. Liputan pers, pencarian fakta, penyidikan polisi, pengadilan sekalipun nyatanya belum mampu mengungkap kasusnya secara tuntas dan memuaskan. Kendati hakim telah memvonis siapa yang bersalah dan dihukum, orang tak percaya begitu saja; sementara kunci kematiannya tetap gelap sampai kini, lebih dari satu dasawarsa berselang.
    Barangkali memang bukan fakta-fakta pembunuhan itu yang menjadi penting di sini, melainkan jalinan citra yang lantas tersaji melalui serangkaian representasi media yang rumit. Para pembunuh mengesankan Marsinah diperkosa. Segenap aktivis menyanjungnya sebagai teladan kaum pejuang buruh. Para aparat pusat dibantu aparat setempat konon merekayasa penyidikan sekaligus membuat skenario pengadilan, termasuk dilibatkannya tersangka palsu dalam rangkaian pengungkapan kasus tersebut. Tak ketinggalan, para aktivis hak asasi manusia menganugerahi Yap Thiam Hien Award  bagi kegigihannya. Termasuk para seniman yang mengabadikannya dalam monumen, patung, lukisan, panggaung teater dan seni rupa instalasi; para feminis mengagungkannya sebagai korban kekerasan terhadap perempuan dan khalayak awam yang prihatin dan simpati memberi sumbangan bagi keluarganya.
    Pada aras citra inilah tulisan ini kemudian mengambil pijakan. Mungkin orang tak akan banyak tahu siapa Marsinah seandainya ia tidak dibunuh dan kasusnya tidak gencar diberitakan oleh media massa. Ia tidak hanya dianggap mewakili “nasib malang” jutaan buruh perempuan yang menggantungkan masa depannya pada pabrik-pabrik padat berupah rendah, berkondisi kerja buruk sekaligus tak terlindungi hukum. Lebih dari itu, mediasi dan artikulasi pembunuhannya menyediakan arena diskursif bagi pertarungan berbagai kepentingan dan hubungan kuasa: buruh-buruh, pengusaha, serikat buruh, lembaga swadaya masyarakat, birokrasi militer, kepolisian dan sistem peradilan.
    Setelah reformasi tahun 1998, Indonesia mulai mengalami kemajuan dalam bidang penegakan HAM bagi seluruh warganya. Instrumen-instrumen HAM pun didirikan sebagai upaya menunjang komitmen penegakan HAM yang lebih optimal. Namun seiring dengan kemajuan ini, pelanggaran HAM kemudian juga sering terjadi di sekitar kita karena semakin egoisnya manusia dalam pemenuhan hak masing-masing. Untuk itulah kami menyusun makalah yang berjudul “Kasus Pelanggaran Hak Asasi Manusia Di Indonesia – Marsinah”, untuk memberikan informasi mengenai apa itu pelanggaran HAM  diikuti seluk beluk kasus Marsinah.
    B. Rumusan Masalah
    Sesuai dengan judul makalah ini “Kasus Pelanggaran Hak Asasi Manusia di Indonesia”, maka masalah yang dapat diidentifikasi sebagai berikut :
    1     Apa pengertian pelanggaran HAM ?
    2     Apa saja macam-macam pelanggaran HAM?
    .3     Apa contoh pelanggaran HAM di Indonesia?
    4    Bagaimana upaya penyelesaian kasus pelanggaran HAM?
    C. Tujuan
    Tujuan kami mengangkat materi ini tentang kasus hak asasi manusia di Indonesia yaitu :
    1    Untuk mengetahui pengertian pelanggaran HAM.
    2    Untuk mengetahui macam-macam pelanggaran HAM.
    3   Untuk mengetahui contoh pelanggaran HAM di Indonesia.
    4    Mengetahui lebih dalam mengenai terjadinya kasus Marsinah.
    5    Upaya penyelesaian pelanggaran HAM khususnya kasus Marsinah.

    Untuk Lebih Lengkap
    Silahkan Download Di Sini!!!
    Cara Download :
    1. Klik Link/ Tulisan Download
    2. Anda akan menemukan halaman baru adf.ly/
    3. Klik pojok kanan atas Skip.
    4. Pilih tombol Allow pada pojok kiri atas
    5. Kini anda bisa Download Gratis

    Jumat, 30 Oktober 2020

    Makalah_Beriman_Kepada_Kitab_Allah_lengkap


    BAB I
    PENDAHULUAN
    A.LATAR BELAKANG
    Iman kepada kitab  Allah yang di turunkan merupakan salah satu ushul (landasan) iman dan merupakan rukun iman yang KE-3. Iman yang dimaksud adalah pembenaran yang disertai keyakinan bahwa kitab-kitab Allah benar. Kitab-kitab tersebut merupakan kalam Allah ‘Azza wa jalla yang di dalamnya terdapat petunjuk dan cahaya kepada umat yang turun kepadanya kitab tersebut.
    Diturunkanya kitab merupakan di antara bentuk kasih sayang Allah  kepada hambanya karena besarnya kebutuhan hamba terhadap kitab Allah. Akal manusia terbatas, tidak bisa meliputi rincian hal-hal yang dapat memberikan manfaat dan menimbulkan madharat bagi dirinya. Dan beriman kepada kitab-kitab Allah merupakan salah satu rukun iman yang wajib diimani oleh setiap orang-orang muslim.
    • Iman kepada kitab Allah harus mencakup empat perkara :
    Pertama          : Mengimani bahwa turunnya kitab-kitab Allah benar-                   benar dari sisi AllahTa’ala.
    Kedua             : Mengimani nama-nama kitab yang kita ketahui namanya seeprti Al Quran yang diturunkan kepada Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, Taurat yang diturunkan kepada Nabi Musa ‘alaihis salaam, Injil yang diturunkan kepada Nabi  ‘Isa ‘alaihis salaam, dan Zabur yang diturunkan kepada Nabi Dawud ‘alaihis salaam. Sedangkan yang tidak kita ketahui namanya, kita mengimaninya secara global.
    Ketiga             : Membenarkan berita-beritanya yang benar, seperti berita mengenai Al Quran, dan berita-berita  lain yang tidak diganti atau diubah dari iktab-kitab terdahulu sebelum Al Quran.
    Keempat         : Mengamalkan hukum-hukumnya yang tidak dihapus, serta ridho dan tunduk menerimanya, baik kita mengetahui hikmahnya maupun tidak.  (Syarh Ushuulil Iman)

    Iman kepada kitab-kitab Allah adalah mengakui, mempercayai dan meyakini bahwa Allah SWT telah menurunkan kitab kepada para nabi dan Rasul-Nya yang berisi ajaran Allah SWT. Untuk di sampaikan kepada umatnya masing-masing. Mengimani kitab Allah SWT, wajib hukumnya. Mengingkari salah satu kitab Allah SWT sama saja mengingkari seluruh kitab-kitab Allah SWT dan mengingkari para Rasul-Nya, malaikat dan mengingkari Allah SWT sendiri. 

    B.RUMUSAN MASALAH
    Rumusan masalah dalam makalah ini adalah:
    1. Jelaskan Pengertian Iman Kepada Kitab-Kitab Allah SWT ?
    2. Sebutkan  Macam-macam Kitab Allah yang wajib kita imani ?
    3. Apa yang dimaksud dengan Kitab dan Suhuf ?
    4. Sebutkan Isi pokok dari kitab-kitab Allah Swt ?
    5. Sebutkan Fungsi Iman Kepada Kitab-Kitab Allah Swt ?

    Untuk Lebih Lengkap
    Silahkan Download Di Sini!!!
    Cara Download :
    1. Klik Link/ Tulisan Download
    2. Anda akan menemukan halaman baru adf.ly/
    3. Klik pojok kanan atas Skip.
    4. Pilih tombol Allow pada pojok kiri atas
    5. Kini anda bisa Download  Gratis

    makalah zat aditif


    BAB I
    PENDAHULUAN

    A. Latar Belakang
    Pada era sekarang di tengah modernitas masyarakat serta semakin besarnya tekanan akibat tuntutan hidup yang begitu tinggi, mengakibatkan seseorang mengalami gangguan-gangguan psikis. Faktor-faktor yang menyebabkan gangguan psikis (jiwa) tentu bermacam-macam, mulai dari lingkungan sosial, maupun struktur kepribadian yang abnormal. Namun gangguan-gangguan psikis yang terjadi dapt juga ditimbulkan oleh efek penggunaan zat adiktif.      
    Penyalahgunaan zat adiktif lebih merupakan masalah sosial. Pencegahannya harus ditangani secara terpadu, khususnya antara aspek tatanan kehidupan sosial, hukum dan penegakannya, administrasi dan pengawasan obat, pendidikan, serta terapi dan rehabilitasi korban ketergantungan zat adiktif tersebut. Dengan demikian aspek terapi dan rehabilitasi sebenarnya, sekali lagi, hanya merupakan sebagian kecil dari keseluruhan ikhtiar penanggulangan, meskipun saat ini merupakan hal yang ramai dipermasalahkan.
    Meski pada kadar tertentu penggunaan zat adiktif dibutuhkan untuk ilmu kedokteran maupun dalam terapi, namun tetaplah penting untuk mengawasi penggunaan secara ketat. Baik itu dilakukan oleh pemerintah maupun masyarakat. Sosialisasi serta edukasi yang masif harus tetap digalakkan lewat berbagi media. Kiranya dengan mengetahui efek-efek negatif yang ditimbulkan akibat penyalahgunaan zak adiktif, masyarakat akan semakin menyadari serta menjaga dirinya dan lingkungan.


    B. Rumusan Masalah
    1. Apakah yang dimaksud gangguan penggunaan zat aditif 
    2. Apa saja jenis gangguan penggunaan zat aditif ?

    C. Tujuan Penulisan
    1. Untuk Mengetahui pengertian gangguan penggunaan zat aditif
    2. Untuk Mnegetahui jenis - jenis gangguan penggunaan zat aditif

    Untuk Lebih Lengkap
    Silahkan Download Di Sini!!!
    Cara Download :
    1. Klik Link/ Tulisan Download
    2. Anda akan menemukan halaman baru adf.ly/
    3. Klik pojok kanan atas Skip.
    4. Pilih tombol Allow pada pojok kiri atas
    5. Kini anda bisa Download  Gratis

    Kamis, 29 Oktober 2020

    Makalah Zat Aditif Makanan



    BAB I
    PENDAHULUAN

    A.       Latar belakang
    Setiap hari kita memerlukan makanan untuk mendapatkan energi (karbohidrat dan lemak) dan untuk pertumbuhan sel-sel baru, menggantikan sel-sel yang rusak (protein). Selain itu, kita juga memerlukan makanan sebagai sumber zat penunjang dan pengatur proses dalam tubuh, yaitu vitamin, mineral, dan air.
    Sehat tidaknya suatu makanan tidak bergantung pada ukuran, bentuk, warna, kelezatan, aroma, atau kesegarannya, tetapi bergantung pada kandungan zat yang diperlukan oleh tubuh. Suatu makanan dikatakan sehat apabila mengandung satu macam atau lebih zat yang diperlukan oleh tubuh. Setiap hari, kita perlu mengonsumsi makanan yang beragam agar semua jenis zat yang diperlukan oleh tubuh terpenuhi. Hal ini dikarenakan belum tentu satu jenis makanan mengandung semua jenis zat yang diperlukan oleh tubuh setiap hari.
    Supaya orang tertarik untuk memakan suatu makanan, seringkali kita perlu menambahkan bahan-bahan tambahan ke dalam makanan yang kita olah. Bisa kita perkirakan bahwa seseorang tentu tidak akan punya selera untuk memakan sayur sop yang tidak digarami atau bubur kacang hijau yang tidak memakai gula. Dalam hal ini, garam dan gula termasuk bahan tambahan. Keduanya termasuk jenis zat aditif makanan. Zat aditif bukan hanya garam dan gula saja, tetapi masih banyak bahan-bahan kimia lain.
    Zat aditif makanan ditambahkan dan dicampurkan pada waktu pengolahan makanan untuk memperbaiki tampilan makanan, meningkatkan cita rasa, memperkaya kandungan gizi, menjaga makanan agar tidak cepat busuk, dan lain.
    Penggunaan zat aditif sendiri sudah berlangsung sejak lama di masyarakat, baik yang sintetis maupun alami. Dan saat ini hampir semua orang sangat bergantung pada penggunaan zat aditif ini dalam kehidupannya. Dalam industri makanan dan minuman, zat aditif ini merupakan faktor kunci untuk menghasilkan produk yang baik dan disenangi konsumen. Sedangkan penggunaannya untuk keperluan rumah tangga bertujuan untuk meningkatkan citarasa dari suatu makanan.



    B. Tujuan
         Makalah ini bertujuan agar pembaca dapat mengetahui dampak positif dan dampak negatif dari zat aditif.

    C. Rumusan masalah
    1.   Apakah pengertian dari zat aditif ?
    2.   Bagaimanakah macam-macam dari zat aditif ?
    3.    Apa contoh makanan yang mengandung zat aditif berbahaya?
    4.   Bagaimananakah kelebihan dan kekurangan dari zat aditif ?

    D. Manfaat
    1.      Pembaca dapat mengetahui pengertian zat aditif.
    2.      Pembaca dapat mengetahui macam-macam zat aditif.
    3.      Pembaca dapat mengetahui makanan yang mengandung zat aditif berbahaya.
    4.      Pembaca dapat mengetahui kelebihan dan kekurangan zat aditif.

    Untuk Lebih Lengkap
    Silahkan Download Di Sini!!!
    Cara Download :
    1. Klik Link/ Tulisan Download
    2. Anda akan menemukan halaman baru adf.ly/
    3. Klik pojok kanan atas Skip.
    4. Pilih tombol Allow pada pojok kiri atas
    5. Kini anda bisa Download  Gratis

    Rabu, 28 Oktober 2020

    MAKALAH ZAT ADIKTIF


    BAB I
    PENDAHULUAN

    A. Latar Belakang
    NAPZA (Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif lain) adalah bahan/zat/obat jika masuk kedalam tubuh manusia akan mem engaruhi tubuh terutama otak/susunan saraf pusat, sehingga menyebabkan gangguan kesehatan fisik, psikis, dan fungsi sosialnya karena terjadi kebiasaan, ketagihan (adiksi) serta ketergantungan (dependensi) terhadap NAPZA (BNP Jabar, 2010). Masalah penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif lainya (NAPZA) atau istilah yang populer dikenal masyarakat sebagai NARKOBA (Narkotika dan Bahan/ Obat berbahanya) merupakan masalah yang sangat kompleks, yang memerlukan upaya penanggulangan secara komprehensif dengan melibatkan kerja sama multidispliner, multisektor, dan peran serta masyarakat secara aktif yang dilaksanakan secara berkesinambungan, konsekuen dan konsisten.

    B. Rumusan Masalah
    Adapun yang menjadi permasalahan dalam penelitian ini adalah : bagaimana hubungan faktor internal dan faktor eksternal dengan kekambuhan kembali pasien penyalahguna NAPZA.
    C. Tujuan
    Tujuan adalah untuk mengetahui hubungan faktor internal dan faktor eksternal dengan kekambuhan kembali pasien penyalahguna NAPZA.

    Untuk Lebih Lengkap
    Silahkan Download Di Sini!!!
    Cara Download :
    1. Klik Link/ Tulisan Download
    2. Anda akan menemukan halaman baru adf.ly/
    3. Klik pojok kanan atas Skip.

    4. Pilih tombol Allow pada pojok kiri atas
    5. Kini anda bisa Download Gratis

    Selasa, 27 Oktober 2020

    MAKALAH ZAMAN PRA AKSARA


    BAB I
    PENDAHULUAN
    A.     LATAR BELAKANG
    Masa praaksara adalah masa dimana manusia belum mengenal tulisan. Masa praaksara sering disebut sebagai masa prasejarah. Kehidupan manusia pada masa praaksara disebut sebagai kehidupan manusia purba. Manusia muncul di permukaan bumi kira-kira 3 juta tahun yang lalu bersama dengan terjadinya berkali-kali pengesan atau glasiasi dalam zaman yang disebut kala plestosen.
    Manusia pra aksara adalah manusia yang hidup sebelum tulisan dikenal. Karena belum ditemukan peninggalan tertulis, maka gambaran mengenai kehidupan manusia purba dapat diketahui melalui peninggalan-peninggalan berupa fosil, artefak, abris saus roche, Kejokken Moddinger dan lainnya.
    Kehidupan awal masyarakat pra aksara Indonesia tidak dapat dipisahkan dari perkembangan geografis wilayah Indonesia. Sebelum zaman es atau glasial, wilayah Indonesia bagian barat menjadi satu dengan daratan Asia dan wilayah Indonesia bagian timur menjadi satu dengan daratan Australia. Pendapat ini didasarkan pada persamaan kehidupan flora dan fauna di Asia dan Australia dengan wilayah Indonesia. Binatang yang hidup di wilayah Indonesia bagian barat memiliki kesamaan dengan binatang yang hidup di daratan Asia. Misalnya, gajah, harimau, banteng, burung, dan sebagainya. Sedangkan binatang yang hidup di wilayah bagian timur memiliki kesamaan dengan binatang yang hidup di daratan Australia, seperti burung Cendrawasih.
    Mencairnya es di kutub utara menyebabkan air laut mengalami kenaikan. Peristiwa ini mengakibatkan wilayah Indonesia menjadi terpisah dengan daratan Asia maupun Australia. Bekas daratan yang menghubungkan Indonesia bagian barat dengan Asia disebut Paparan Sunda. Sedangkan bekas daratan yang menghubungkan Indonesia bagian timur dengan Australia disebut Paparan Sahul. Ternyata, perubahan - perubahan itu sangat besar pengaruhnya terhadap perkembangan kehidupan masyarakat pra aksara Indonesia.
    Menurut para ahli, nenek moyang bangsa Indonesia berasal dari Yunan. Daerah Yunan terletak di daratan Asia Tenggara. Tepatnya, di wilayah Myanmar sekarang. Seorang ahli sejarah yang mengemukakan pendapat ini adalah Moh. Ali. Pendapat Moh. Ali ini didasarkan pada argumen bahwa nenek moyang bangsa Indonesia berasal dari hulu - hulu sungai besar di Asia dan kedatangannya ke Indonesia dilakukan secara bergelombang. Gelombang pertama berlangsung dari tahun 3000 SM – 1500 SM dengan menggunakan perahu bercadik satu. Sedangkan gelombang kedua berlangsung antara tahun 1500 SM – 500 SM dengan menggunakan perahu bercadik dua. Tampaknya, pendapat Moh. Ali ini sangat dipengaruhi oleh pendapat Mens bahwa nenek moyang bangsa Indonesia berasal dari daerah Mongol yang terdesak ke selatan oleh bangsa - bangsa yang lebih kuat.
    Sementara, para ahli yang lain memiliki pendapat yang beragam dengan berbagai argumen atau alasannya, seperti:
    Prof. Dr. H. Kern dengan teori imigrasi menyatakan bahwa nenek moyang bangsa Indonesia berasal dari Campa, Kochin Cina, Kamboja. Pendapat ini didasarkan pada kesamaan bahasa yang dipakai di kepulauan Indonesia, Polinesia, Melanisia, dan Mikronesia. Menurut hasil penelitiannya, bahasa - bahasa yang digunakan di daerah - daerah tersebut berasal dari satu akar bahasa yang sama, yaitu bahasa Austronesia. Hal ini dibuktikan dengan adanya nama dan bahasa yang dipakai daerah - daerah tersebut. Objek penelitian Kern adalah kesamaan bahasa, namanama binatang dan alat - alat perang.
    Van Heine  Geldern berpendapat bahwa nenek moyang bangsa Indonesia berasal dari daerah Asia. Pendapat ini didukung oleh artefak - artefak atau peninggalan kebudayaan yang ditemukan di Indonesia memiliki banyak kesamaan dengan peninggalan - peninggalan kebudayaan yang ditemukan di daerah Asia.
    Prof. Mohammad Yamin berpendapat bahwa nenek moyang bangsa Indonesia berasal dari daerah Indonesia sendiri. Pendapat ini didasarkan pada penemuan fosil - fosil dan artefak - artefak manusia tertua di Indonesia dalam jumlah yang banyak. Di samping itu, Mohammad Yamin berpegang pada prinsip Blood Und Breden Unchro, yang berarti darah dan tanah bangsa Indonesia berasal dari Indonesia sendiri. Manusia purba mungkin telah tinggal di Indonesia, sebelum terjadi gelombang perpindahan bangsa - bangsa dari Yunan dan Campa ke wilayah Indonesia. Persoalannya, apakah nenek moyang bangsa Indonesia adalah manusia purba?
    Hogen berpendapat bangsa yang mendiami daerah pesisir Melayu berasal dari Sumatera. Bangsa ini bercampur dengan bangsa Mongol dan kemudian disebut bangsa Proto Melayu dan Deutro Melayu. Bangsa Proto Melayu (Melayu Tua) menyebar ke wilayah Indonesia pada tahun 3000 SM – 1500 SM. Sedangkan bangsa Deutro Melayu (Melayu Muda) menyebar ke wilayah Indonesia pada tahun 1500 SM – 500 SM.
    Berdasarkan penyelidikan terhadap penggunaan bahasa yang dipakai di berbagai kepulauan, Kern berkesimpulan bahwa nenek moyang bangsa Indonesia berasal dari satu daerah dan menggunakan bahasa yang sama, yaitu bahasa Campa. Namun, sebelum nenek moyang bangsa Indonesia tiba di daerah kepulauan Indonesai, daerah ini telah ditempati oleh bangsa berkulit hitam dan berambut keriting. Bangsa - bangsa ini hingga sekarang menempati daerah - daerah Indonesia bagian timur dan daerah - daerah Australia.
    B.      TUJUAN PENULISAN
    Dalam penulisan makalah ini ada beberapa tujuan yang akan di ketahui bahwa;
    a.       Untuk mengetahui asal – usul manusia pra aksara.
    b.      Untuk mengetahui Perkembangan dari masa ke masa di zaman pra aksara.
    c.       Untuk mengetahui jenis – jenis manusia purba pada zaman pra aksara.
    d.      Membahas tentang peninggalan – peninggalan manusia pra aksara.
    .
    Untuk Lebih Lengkap
    Silahkan Download Di Sini!!!
    Cara Download :
    1. Klik Link/ Tulisan Download
    2. Anda akan menemukan halaman baru adf.ly/
    3. Klik pojok kanan atas Skip.
    4. Pilih tombol Allow pada pojok kiri atas
    5. Kini anda bisa Download  Gratis

    Minggu, 25 Oktober 2020

    makalah ternak pemeliharaan ternak ruminansia sapi potong


    BAB I
    PENDAHULUAN


    A.    Latar Belakang
    Usaha penggemukan sapi akhir-akhir ini semakin berkembang, hal ini ditandai dengan semakin banyaknya masyarakat maupun daerah yang mengusahakan penggemukan sapi. Dewasa ini usaha penggemukan sapi sudah menyebar ke beberapa daerah di luar Jawa, seperti Aceh, Lampung, Sulawesi, Bali, NTB dan NTT.
    Penggemukan sapi dapat dilakukan secara perseorangan hingga skala usaha yang besar, namun ada pula yang mengembangkan usahanya dalam bentuk kelompok dalam kandang yang berkelompok pula (Siregar, 2006). Usaha penggemukan mendatangkan keuntungan ganda berupa keuntungan dari pertambahan bobot badan dan kotoran (feses) berupa pupuk kandang (bokasi). Besar keuntungan ini tergantung pada pertambahan bobot badan yang dicapai dalam proses penggemukan, lama penggemukan dan harga daging saat penjualan. Terdapat berbagai pertimbangan yang harus dilakukan dalam memulai usaha penggemukan sapi, yakni metode penggemukan yang dipilih, jenis ternak yang digemukkan, aspek manajemen dan tatalaksana penggemukan.
    Usaha ternak sapi potong dapat dikatakan berhasil bila telah memberikan kontribusi pendapatan dan dapat memenuhi kebutuhan hidup peternak sehari-hari, Agar usaha ternak sapi potong menghasilkan sapi berkualitas, peternak harus meningkatkan keterampilan dan pengetahuan mereka dalam beternak sapi potong (baca: Karakteristik dan Jenis Sapi Potong)


    B.     Rumusan masalah

    1.      Bagaimana Sistem Pemeliharaan.?
    2.      Bagaimana membuat Perkandangan .?
    3.      Bagaimana Pemeliharaan Pedet .?
    4.      Pengebirian (Kastrasi) ?

    5.      Bagaimana cara Pemotongan Tanduk (Dehorning).?
    6.      Bagaimana  cara Pemberian Tanda Pengenal (Marking).?
    7.      Bagaimana  Tatalaksana Pengendalian Penyakit.?
    8.      Bagaimana Vaksinasi Dan Obat- Obatan.?

    C.    Tujuan Penulisan
    Memberi informasi pada pembaca, apa dan bagaimana pengaruh serta hal-hal yang dapat di jadikan bahan pengalaman untuk dapat dimanfaatkan dikemudian hari mengenai pemeliharaan sapi potong.

    Untuk Lebih Lengkap
    Silahkan Download Di Sini!!!
    Cara Download :
    1. Klik Link/ Tulisan Download
    2. Anda akan menemukan halaman baru adf.ly/
    3. Klik pojok kanan atas Skip.

    4. Pilih tombol Allow pada pojok kiri atas
    5. Kini anda bisa Download  Gratis

    Sabtu, 24 Oktober 2020

    MAKALAH TEKNOLOGI ZAMAN PRA AKSARA


    BAB 1
    PENDAHULUAN

    A.    Latar Belakang
    Kehidupan masyarakat Indonesia sebelum mengenal tulisan disebut juga dengan kehidupan masyarakat Indonesia Pra aksara, manusia yang hidup pada zaman pra aksara belum mengenal tulisan, akibatnya generasi selanjutnya serta para peneliti tidak mungkin mengharapkan adanya bukti bukti tertulis mengenai kehidupan mereka, karena mereka hanya meninggalkan benda - benda kebudayaan.
    Presiden Soekarno pernah mengatakan , ”jangan sekali kali meninggalkan sejarah, ini membuktikan pentingnya masa lalu atau sejarah tidak hanya mengacu pada kehidupan berbangsa saja”, menurut ilmu psikologi masa lalu tidak bisa dilupakan tetai harus diolah, dievaluasi yang hasilnya berupa rekonsiliasi/perdamaian  dengan diri sendiri, perdamaian dalam hidup kelompok, masa lalu ialah kekayaan & pedoman yang sungguh berharga untuk hidup pada masa kini & yang akan datang. Begitu juga dengan masa pra aksara.
    Sebagai generasi muda kita dituntut untuk mengetahui lebih mendalam bagaimana perkembangan manusia pada masa pra aksara. Hal ini bertujuan agar kita tidak hanya belajar begaimana berkompetisi untuk masa depan tetapi juga bagaimana untuk mengolah kembali masa pra aksara dengan berbagai teknologi yang telah ada pada masa itu.
    Berdasarkan latar belakang itu,  maka penulis terdorong untuk membuat karya tulis ini yang mana membahas mengenai perkembangan teknologi manusia purba pada masa pra aksara di Indonesia.
    B.     Rumusan Masalah
    1.      Bagimana perkembangan teknologi pada masa pra aksara di Indonesia ?
    2.      Apa contoh dari perkembangan teknologi zaman pra aksara di Indonesia ?
    3.      Dimanakah daerah di temukannya alat – alat sebagai perkembangan teknologi  manusia purba di Indonesia ?

    C.    Tujuan Penulisan
    Berdasarkan rumusan masalah di atas, maka tujuan penulisan dari karya tulis ini, yaitu :
    1.      Mengetahui perkembangan teknologi pada masa pra aksara di Indonesia.
    2.      Mengetahui contoh – contoh dari perkembangan teknologi di Indonesia.
    3.      Mengetahui daerah ditemukannya alat – alat sebagai perkembangan teknologi manusia purba di Indonesia.

    D.    Manfaat Penulisan
    1.      Untuk menambah pengetahuan kita sebagai siswa mengenai perkembangan teknologi pada masa pra aksara.
    2.      Agar masyarakat juga mengetahui bagaimana teknologi pada masa pra aksara.
    3.      Agar kita sebagai masyarakat dapat menjaga dengan baik benda – benda dari masa pra aksara untuk kepentingan ilmu pengetahuan.

    E.     Metode Penulisan
    Penulisan ini bersifat deskriptif yang bertujuan untuk menggambarkan suatu fenomena secara tepat terhadap sifat-sifat tertentu suatu individu, keadaan, gejala atau kelompok tertentu atau menentukan frekuensi hubungan tertentu antara gejala dengan gejala lain dalam masyarakat. Penelitian ini juga dilakukan dengan penelitian kepustakaan dan meneliti berbagai pendapat yang berkaitan objek yang diteliti oleh penulis.

    Untuk Lebih Lengkap
    Silahkan Download Di Sini!!!
    Cara Download :
    1. Klik Link/ Tulisan Download
    2. Anda akan menemukan halaman baru adf.ly/
    3. Klik pojok kanan atas Skip.
    4. Pilih tombol Allow pada pojok kiri atas
    5. Kini anda bisa Download  Gratis